Bisa, dengan tiga batasan yang perlu kamu tahu sebelum merencanakan buku. Halaman yang kamu generate di BananaBanana adalah milikmu, dan strip satu halaman, spread zine, halaman pitch, atau storyboard adalah pekerjaan yang realistis. Lettering-nya yang tidak. Model gambar masih belum andal menulis teks di dalam balon kata — huruf dobel di sini, kata karangan di sana — padahal balon justru bagian yang pasti dibaca orang. Karena itu prompt di halaman ini meminta balon kata dan kotak caption yang kosong, atau tanpa balon sama sekali, dan dialognya dimasukkan belakangan di editor apa pun dengan font komik. Halaman komik profesional pun dibuat dengan cara yang sama; lettering adalah tahap tersendiri.
Batasan kedua adalah kontinuitas. Sekali generate sama dengan satu halaman. Di dalamnya, tokoh utama tetap sama dari panel ke panel dalam pengujian kami: jaket merah yang sama, helm yang sama, kucing oranye yang sama. Halaman dua adalah generate baru dan, kalau hanya dari teks, wajah baru. Tokoh yang muncul berulang butuh gambar referensi: generate character sheet sekali, lampirkan ke setiap halaman berikutnya, dan deskripsikan hanya aksi barunya (panduan kami soal generate karakter yang konsisten membahasnya langkah demi langkah). Ketiga, pakai tokoh ciptaanmu sendiri. Permintaan karakter dan franchise yang sudah ada akan ditolak atau menghasilkan tiruan yang tidak bisa kamu terbitkan, dan gaya sebaiknya disebut sebagai tradisi, seperti clear line Franco-Belgia atau komik kios koran era pertengahan abad lalu, bukan nama seniman yang masih hidup.