Potret hidup atau mati karena cahayanya, jadi susun prompt seperti sebuah lighting brief: siapa subjeknya (usia, satu atau dua detail khas, wardrobe), sumber cahaya dan arahnya, background, dan karakter lensa. “Portrait of a woman with curly gray-streaked hair, backlit by low golden hour sun, 85mm f/1.4 bokeh” memberi model semua yang dibutuhkan; “beautiful realistic portrait” tidak memberi apa-apa. Setup pencahayaan bernama juga berguna — Rembrandt light, beauty dish, window light, color gel — karena model-model ini dilatih pada fotografi yang memakai kosakata persis seperti ini.
Jaga subjeknya tetap generik (“a young man”, “an elderly potter”) daripada menyebut nama orang nyata — model-modelnya menolak kemiripan wajah selebritas. Kalau kamu butuh wajah yang sama di sepanjang satu seri, generate satu potret yang kamu suka lalu pakai ulang sebagai referensi karakter di Nano Banana 2 atau Pro; alur kerja lengkapnya ada di panduan konsistensi karakter yang ditautkan di bawah.